Pages

About Us

Social

Diberdayakan oleh Blogger.

Photography

Business

Sports

Rabu, 10 Juni 2015

Kuliner

Tahu Kuning adalah tahu yang berwarna kuning, yang disebabkan karena air rendaman tahu diberi kunyit .Tahu kuning merupakan makanan khas Kota Kediri, karena sentra (pusat) pembuatannya banyak dijumpai di Kediri. Tahu kuning memiliki bentuk kotak persegi empat dan agak pipih. Tahu ini juga memiliki kepadatan yang lebih baik dibandingkan tahu putih, sehingga ketika dipotong tahu tidak mudah hancur. Selain itu, tahu kuning memiliki tekstur kenyal, berpori halus, dan lembut. Dari segi rasanya, tahu kuning memiliki rasa yang gurih tanpa rasa asam sama sekali. Jika digoreng, bagian luarnya akan berubah menjadi kering dan renyah, sedangkan bagian dalam tetap lembut dan kenyal. Pusat oleh-oleh Khas Kediri banyak tersebar di Kota Kediri, salah satunya berada di Jl. Yos Sudarso, Kota Kediri, Jawa Timur.

Gethuk Pisang adalah salah satu makanan khas Kediri Selain tahu kuning, Kediri juga terkenal dengan salah satu camilan khasnya Getuk Pisang. Konon gethuk pisang adalah camilan tradisional warisan turun temurun dari zaman kerajaan. Bahkan Dewi Sekartaji, putri dari Kerajaan Jenggala (pecahan dari Kerajaan Kediri) sangat menyukai gethuk pisang ini. Tidak seperti gethuk pada umumnya yang biasa terbuat dari singkong, ubi atau sukun, gethuk pisang ini terbuat dari pisang. Pisang yang digunakan pun dipilih jenis pisang raja nangka. Pisang raja nangka dipilih karena memiliki citarasa yang khas, berbeda dengan pisang pada umumnya. Rasa manis-asam yang khas, dan teksturnya yang agak keras membuat jenis pisang ini tidak lembek ketika dikukus.

Tumpang atau sambal tumpang adalah sebuah makanan khas dari Kota Kediri, Jawa Timur. Cara penyajian sambal tumpang tak jauh beda dengan cara penyajian sambal pecel, yaitu dengan nasi yang di atasnya diberi aneka lalapan atau sayur-mayur yang telah direbus terlebih dahulu lalu disiram dengan sambal tumpang dan diberi peyeksebagai pelengkap, bisa peyek kacang atau peyek teri. Sambal tumpang dibedakan dengan sambal pecel pada umumnya karena cita rasanya yang khas. Sambal tumpang banyak dijumpai pada makanan-makanan khas jawa. Model penyajian sambal tumpang biasanya pada pincuk berbentuk kerucut terbalik atau ditaruh di piring dengan diletakkan di bagian sisinya.
Sambal tumpang sendiri terbuat dari tempe yang telah busuk atau yang biasa disebut tempe bosok dan dimasak dengan dicampur aneka bumbu seperti lombok atau cabai,bawang, garam, dan bumbu dapur lainnya. Makanan-makanan yang banyak menggunakan sambal tumpang sebagai tambahan-nya diantaranya nasi tumpang asli dan nasi pecel tumpang. Di daerah aslinya, tumpang dicampurkan dengan nasi dan berbagai lalapan serta tambahan jeroan ayam. Jangan keburu jijik jika mengetahui bahan dasarnya yang terbuat dari tempe bosok, tapi cobalah dulu rasanya jika telah matang, pasti akan membuat Anda ketagihan.
Ada sebuah cara penyajian unik lagi dari sambal tumpang, yaitu dengan mencampurkan sambal tumpang dengan sambal pecel, perpaduan unik nan lezat ini disebut dengannasi campur dan sambalnya disebut dengan sambal campur.





0 komentar:

Posting Komentar